Sesuka apapun dengan pekerjaan yang kita miliki, merasa jenuh itu wajar sebagai manusia. Terkadang proyek besar terlalu menakutkan bagi kita, atau sebaliknya proyek tersebut tidak memiliki tujuan dan harapan yang jelas. Tidak jarang pula hilangnya motivasi untuk bekerja tidak didasarkan pada alasan tertentu, yang semakin membuat kita frustrasi.

Jadi, apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi situasi seperti ini? Inilah cara untuk menemukan kembali motivasi kerja Anda:

1.Temukan Kembali Alasan Anda

Ketika Anda mengalami kebosanan, kehilangan motivasi untuk bekerja, dan tidak tahu untuk apa Anda bekerja, cobalah untuk mengingat apa alasan Anda mulai bekerja di tempat itu. Salah satu cara untuk menemukan motivasi kerja adalah membaca kembali surat lamaran yang Anda kirim pertama kali ke perusahaan. Baca perlahan sambil mengingat kapan dan bagaimana Anda menulis surat itu. Harapannya, Anda akan mendapatkan kembali apa yang menarik bagi Anda dari pekerjaan yang Anda lamar dan meningkatkan motivasi kerja Anda saat ini.

Selain itu, dengan membaca surat pengantar yang mungkin telah Anda tulis bertahun-tahun yang lalu, Anda akan mendapatkan berapa banyak Anda telah tumbuh saat bekerja di perusahaan. Dari membaca surat lamaran, temukan kembali alasan dan motivasi untuk pekerjaan Anda. Tanyalah kembali pada diri Anda, hal-hal apa saja yang menjadi dasar bagi Anda melakukan pekerjaan yang sedang Anda jalani.

Apakah Anda bekerja untuk memenuhi hasrat Anda di bidang ini? Apakah Anda bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga? Apa pun alasan Anda, Anda harus lebih bersyukur atas situasi Anda saat ini. Tuliskan semua alasan yang dapat Anda temukan dari membaca surat pengantar. Buat pengingat tulisan saat jenuh.

2. Jadikan Prioritas

Terkadang kita merasa bosan dan kurang motivasi untuk bekerja karena terlalu banyak hal yang menjadi tanggung jawab kita. Merasa lelah melihat daftar tugas yang tidak habis? Mungkin Anda harus membuangnya di tempat sampah! Selanjutnya, Anda dapat menulis tiga (ya, hanya tiga) hal penting yang menjadi prioritas Anda setiap hari.

Tulis tiga hal yang relatif sulit tetapi masih dapat dilakukan dalam satu hari. Sesuaikan prioritas dengan tujuan utama Anda, serta keberhasilan pekerjaan Anda dalam jangka panjang. Setelah itu, ambil satu atau dua jam untuk masing-masingnya. Berusaha keras untuk menyelesaikannya dalam waktu yang telah Anda alokasikan.

Mungkin itu terlihat tidak realistis? Cobalah metode ini selama seminggu, dan Anda akan terkejut betapa banyak hal yang telah Anda capai pada akhir pekan. Jadikan prestasi sebagai motivasi untuk pekerjaan Anda di minggu berikutnya.

3. Motivasi dari Rekan Kerja

Jangan pernah meremehkan pengaruh orang-orang di sekitar Anda pada motivasi untuk bekerja yang Anda miliki. Siapa teman kita akan berdampak pada kebiasaan kerja Anda. Jika Anda dekat dengan orang-orang yang tidak produktif atau tidak bekerja keras, Anda akan kesulitan menemukan motivasi untuk bekerja. Jika kantor Anda memiliki ruang kerja yang fleksibel, cobalah duduk di dekat seorang rekan yang memiliki etos kerja yang tinggi.

Cari orang yang paling bersemangat dalam tim Anda dan undang dia untuk mengobrol sambil minum kopi. Cari tahu hal-hal apa yang paling membuat mereka bersemangat tentang pekerjaan. Motivasi untuk bekerja yang dia miliki akan menginspirasi Anda, dan Anda akan menjadi produktif lagi.

4. Cari Pola Kerja yang Tepat

Jika Anda menyadari bahwa Anda kehilangan motivasi untuk bekerja secara teratur, Anda mungkin mengetahui bagaimana dan kapan Anda bekerja secara optimal. Misalnya, jika Anda merasa bosan setelah setiap makan siang, cobalah untuk menggeser pekerjaan berat dan penting Anda ke awal hari. Alih-alih, pindahkan pekerjaan lainnya ke sore hari. Jika jadwal di perusahaan Anda fleksibel, Anda dapat mengatur jadwal Anda sendiri dan pulang lebih awal untuk mendapatkan motivasi untuk bekerja di hari berikutnya.

Contoh lain, jika Anda merasa bosan setiap hari Senin, rencanakan dua atau tiga hal yang dapat membuat hari Senin Anda menyenangkan. Menonton film sepulang kerja, bergaul dengan teman, atau berolahraga sebelum berangkat kerja, misalnya. Dengan melakukan itu, Anda akan lebih segar dan lebih termotivasi pada hari Senin.

5. Sudah Waktunya untuk Pergi

Jika Anda telah mencoba keempat metode di atas dan Anda belum menemukan motivasi untuk bekerja, mungkin Anda harus meninggalkan pekerjaan Anda sebentar, mengambil kuota, dan pergi berlibur. Pergi ke tempat yang membuat jiwa Anda tenang dan lepaskan beban dalam pikiran Anda. Lakukan hobi lama Anda yang membuat Anda bersemangat kembali.

Menghabiskan waktu dengan keluarga. Bertemu teman yang sudah lama tidak bertemu. Ketika Anda memikirkan pekerjaan Anda sesekali dan tidak menghubungi rekan kerja Anda di kantor. Cari hal-hal di luar pekerjaan yang dapat mengisi motivasi kerja Anda lagi.

Setelah mengambil cuti dan berlibur, kembali ke kantor. Anda akan menemukan motivasi untuk bekerja yang telah lama hilang kembali. Anda akan menghargai waktu, menjadi lebih produktif di tempat kerja, dan kembali ke kebahagiaan di tempat kerja.

Itulah pembahasan mengenai Cara Memotivasi Supaya Produktif Dalam Pekerjaan. Semoga bermanfaat ya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here